Ekonomi Keynesian adalah teori ekonomi makro yang menyatakan bahwa permintaan agregat (total pengeluaran dalam perekonomian) adalah penentu utama dari aktivitas ekonomi dan tingkat lapangan kerja. [1, 2]
Teori ini dikembangkan oleh ekonom Inggris, John Maynard Keynes, pada tahun 1930-an melalui bukunya [The General Theory of Employment, Interest and Money] (1936) sebagai tanggapan terhadap [Depresi Besar] (The Great Depression). [1, 2, 3]
Prinsip Utama Ekonomi Keynesian
- Peran Intervensi Pemerintah: Pasar bebas tidak selalu dapat menyeimbangkan diri dengan cepat saat terjadi krisis. Pemerintah harus campur tangan melalui kebijakan fiskal dan moneter untuk mengatasi kelesuan ekonomi. [1, 2, 3]
- Pentingnya Permintaan Agregat: Pertumbuhan ekonomi didorong oleh daya beli dan total pengeluaran dari konsumen, bisnis, serta pemerintah. [1]
- Kebijakan Fiskal Aktif: Saat terjadi resesi atau pengangguran tinggi, pemerintah dianjurkan memperbesar pengeluaran publik (seperti proyek infrastruktur) atau memotong pajak untuk merangsang permintaan. [1, 2, 3]







Tidak ada komentar:
Posting Komentar